Bulan Ramadan selalu menjadi momen istimewa yang penuh berkah, di mana kebersamaan dan rasa syukur semakin terasa. Dalam semangat berbagi dan mempererat tali silaturahmi, Master Bagasi menggelar acara buka puasa bersama di kantor pusatnya yang berlokasi di Pejaten, Jakarta Selatan, pada Jumat, 21 Maret 2025. Acara ini dihadiri oleh para karyawan, mitra bisnis, serta tamu undangan sebagai bentuk apresiasi terhadap komunitas yang telah mendukung perjalanan Master Bagasi.
Kegiatan buka puasa ini diawali dengan sesi tausiyah singkat yang memberikan makna mendalam tentang pentingnya kebersamaan dan berbagi di bulan suci Ramadan. Setelah itu, seluruh peserta berbuka bersama dengan hidangan khas Nusantara. Momen ini menjadi ajang kebersamaan yang penuh kehangatan, di mana kebahagiaan terpancar dari canda tawa dan rasa syukur yang dirasakan bersama.
Founder sekaligus CEO Master Bagasi Amir Hamzah dalam sambutannya menyampaikan bahwa acara ini bukan sekadar berbuka puasa, tetapi juga sebagai wujud kebersamaan dan penguatan hubungan antaranggota di Master Bagasi. Beliau menegaskan pentingnya menjalankan setiap pekerjaan dengan niat yang baik dan ketulusan, karena hasil yang didapatkan akan selalu mencerminkan usaha yang dilakukan.
“Jika kita berbuat baik, maka kita akan mendapatkan hasil yang baik. Jika kita melakukan sebaliknya, maka hasilnya pun akan mencerminkan hal tersebut,” ujar Amir Hamzah.
Pernyataan ini menjadi pengingat bahwa setiap usaha yang dilakukan dengan niat baik dan ketulusan akan memberikan dampak positif, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. Amir Hamzah mengatakan bahwa kebersamaan ini menjadi energi baru dalam mencapai visi dan misi Master Bagasi ke depan.
“Kami ingin momen Ramadan ini menjadi waktu yang penuh berkah, di mana kita bisa saling mendukung dan menguatkan. Kebersamaan ini menjadi energi baru bagi kita untuk terus berkembang dan memberikan layanan terbaik bagi pelanggan serta mitra,” ujar Hamzah.
Seperti yang disampaikan oleh Ustadz Idrus dalam tausiyahnya, kunci kesuksesan terletak pada empat hal yaitu dasarkan pekerjaan pada ilmu pengetahuan, niat baik terhadap setiap pekerjaan sebagai ibadah, bersabar dalam setiap usaha, dan Ikhlas dalam segala hal. “Percayalah jika keempat hal ini dilakukan semuanya, maka semua yang kita lakukan itu barokah, sukses!” Ungkap Ustadz Idrus.