Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapan tim dalam proses ekspor, Master Bagasi menyelenggarakan Pelatihan Internal tentang Regulasi Ekspor. Acara ini berlangsung di Meeting Room Master Bagasi pada Rabu pagi dan dihadiri oleh berbagai tim internal serta perwakilan dari DHL, salah satu mitra logistik global terpercaya.
Pelatihan ini menyoroti pentingnya memahami regulasi ekspor yang berbeda di tiap negara.
"Setiap negara memiliki aturan khusus terkait barang masuk, pajak, dan prosedur bea cukai. Salah satu poin krusial adalah declaration value," kata Regie Tanjung selaku Supervisor Manajer DHL Halim.
Declaration value merupakan nilai barang yang dicantumkan dalam dokumen ekspor. Nilai ini harus ditetapkan dengan benar karena berpengaruh langsung pada perhitungan pajak dan kepatuhan terhadap regulasi negara tujuan.
Regie juga turut memaparkan bagaimana proses logistik yang dijalankan oleh DHL. Ia menyebut bahwa semua barang customer DHL sepenuhnya dikelola langsung oleh mereka, mulai dari penjemputan, sortir, pengiriman, bahkan loading ke dalam pesawat. Hal ini memastikan keamanan dan efisiensi dalam setiap tahap pengiriman.
"Selain itu, DHL juga telah menerapkan sistem conveyor otomatis guna menjaga kualitas barang serta meningkatkan keselamatan kerja karyawan,"pungkasnya.
Lebih lanjut, Heri dari Tim IT DHL memaparkan mengenai pajak yang dikenakan customer akan beberda di setap negara. Ia juga memberikan demo untuk menghitung perkiraan pajak yang dikenakan kepada customer menggunakan studi kasus.
"Dengan ini, Mas/Mba bisa memperkirakan tax yang akan dibayarkan oleh customer itu berapa sehingga bisa lebih enak berkomunikasi dengan customer," ungkap Heri.
Pelatihan ini menjadi langkah strategis bagi Master Bagasi dalam memperkuat pemahaman tim terhadap ekspor serta meningkatkan kepercayaan pelanggan dalam menggunakan layanan ini. Dengan dukungan logistik yang andal dan pemahaman regulasi yang lebih mendalam, Master Bagasi semakin siap membawa produk lokal ke pasar global.